
Pentingnya Penggunaan Stabilizer dan UPS untuk Komputer PC di Rumah
Ringkasan: Mati lampu mendadak dan lonjaka
Baca Blog
Ringkasan: Membeli laptop second atau bekas menjadi pilihan hemat bagi mahasiswa dan pekerja di Medan. Namun, agar tidak rugi dapat barang rekondisi atau cepat rusak, ikuti panduan dan tips pemeriksaan berikut ini!
Membeli laptop bekas kerap menjadi solusi cerdas saat membutuhkan perangkat kerja atau kuliah bermerek bagus dengan harga miring. Di Medan sendiri, pasar jual beli laptop second cukup marak—mulai dari toko fisik di pusat perbelanjaan hingga transaksi Cash on Delivery (COD) antar perorangan.
Sayangnya, tidak sedikit pembeli tergiur harga murah tanpa menyadari bahwa unit yang dibeli adalah barang rekondisi (bekas servis berat/rakitan komponen bekas) atau mengalami kerusakan tersembunyi. Untuk menghindari hal tersebut, simak panduan penting sebelum Anda membeli laptop bekas di Medan.
Sebelum berburu laptop bekas, pastikan spesifikasinya masih relevan untuk kebutuhan saat ini agar tidak lemot:
Prosesor: Minimal Intel Core i3/i5 Generasi ke-10 ke atas, atau AMD Ryzen 3/5 seri 4000 ke atas.
RAM: Minimal 8 GB (hindari laptop dengan RAM 4 GB jika tidak bisa di-upgrade).
Penyimpanan: Wajib SSD (Solid State Drive) minimal 256 GB. Hindari laptop bekas yang masih menggunakan HDD (Hard Disk) sebagai sistem utama karena kinerjanya sangat lambat.
Saat bertemu dengan penjual atau mengecek di toko, lakukan tes fungsi berikut secara rinci:
Buka latar belakang layar polos berwarna putih dan hitam secara penuh.
Periksa apakah ada Dead Pixel (titik hitam/putih kecil yang mati), garis vertikal, atau bercak terang (white spot).
Minta penjual mengisi daya (charge) saat pengecekan untuk memastikan port pengisian berfungsi.
Cek status Battery Health menggunakan aplikasi bawaan atau Command Prompt (powercfg /batteryreport). Jika kapasitasnya sudah di bawah 50%, negosiasikan potongan harga untuk penggantian baterai baru.
Buka situs keyboard tester online dan tekan semua tombol satu per satu, termasuk tombol fungsi (Fn), Spacebar, dan Enter.
Pastikan touchpad merespons sentuhan, click-left, dan click-right dengan presisi.
Cek seluruh port USB dengan mencolokkan flashdisk.
Tes koneksi Wi-Fi, Bluetooth, serta fungsi mikrofon dan webcam menggunakan aplikasi kamera bawaan.
Hindari unit laptop bekas yang menunjukkan tanda-tanda berikut:
Baut Sudah Dol/Lecet Parah: Menandakan laptop sudah sering dibongkar untuk perbaikan komponen internal.
Segel Garansi Rusak/Ditimpa Stiker Unik: Sering kali digunakan untuk menutupi riwayat servis bekas motherboard yang pernah dibakar/direball.
Suhu Terlalu Panas dan Bising saat Idle: Menandakan kipas pendingin bermasalah atau pasta pendingin (thermal paste) sudah kering parah.
Jika memilih bertransaksi secara COD di Medan:
Pilih Tempat Ramai: Lakukan pertemuan di tempat umum yang nyaman dan memiliki colokan listrik, seperti kafe atau area pusat perbelanjaan (misalnya seputaran Plaza Medan Fair atau Pajak Baru).
Minta Garansi Personal: Selalu minta garansi toko/personal minimal 7–14 hari untuk memastikan laptop tetap normal saat digunakan sehari-hari.
💡 Mau Cari atau Jual Laptop Bekas Berkualitas di Medan?
Jelajahi berbagai pilihan laptop second terpercaya atau pasang iklan jual laptop Anda secara gratis di iklanmedan.com untuk menjangkau pembeli di seluruh wilayah Medan dan sekitarnya!
Apakah blog ini bermanfaat?
0
0

Ringkasan: Mati lampu mendadak dan lonjaka
Baca Blog
Ringkasan: Pengin baterai HP selalu terisi
Baca Blog
gan yang andal namun tidak membuat tagihan listrik membengkak. Simak panduan memilih AC 1/2 PK hemat energ
Baca Blog